i Love rain
July 9, 2008 by nandinaa
Pagi ketika bangun udara terasa sangat segar. Ternyata diluar sedang hujan. Jendela yang lupa ditutup membawa angin hujan masuk kedalam kamar. Saya suka hujan rintik-rintik, suka aromanya, suka mendengar suaranya, suka melihatnya kala terjatuh membuat genangan-genangan air.
Biasanya saya melihat air hujan yang jatuh menciprat aspal jalanan, air hujan yang pecah ketika bertemu dengan batu-batu pasir dan tanah ato rumput-rumput, tetesan air hujan yang membentuk genangan dan kubangan dilubang besar jalanan dan biasanya saya mencium aroma tanah dan rumput basah dari taman didepan rumah kami diSerpong
Kali ini dari kamar lantai 6 apartemen, hujan terasa berbeda. Air hujan dari sini terlihat seperti ribuan garis vertikal transparan yang berlomba saling berlarian kebawah, membentuk riak-riak di kolam renang bawah sana, mengguyur dedaunan pohon-pohon, membuat tupai-tupai di pohon kelapa berloncatan kesana kemari. Arina senang sekali melihat tupai-tupai itu. Aroma daun-daun dan ranting-ranting basah dari pohon-pohon itu pun terasa sangat dekat dengan hidung. Enaknya aroma hujann..
Seorang bapak didepan balkon menggendong anak balitanya yang tertawa kesenangan terkena tetesan hujan, Arina pun senang menginjak-injak genangan air di balkon ruang tamu.
Sementara saya senang menatap tetesan hujan itu, duduk di kursi sofa yang hangat, melihat hujan dari balik jendela, mendengar suaranya, menghirup aroma segarnya. sangat menyejukkan hati. What a wonderfull raining, i love raining fall.
oh by the way, arina sedang ikut-ikutan menatap air hujan
hiii… dakyu malah nda suka ujan
padahal hujan adalah rahmat ya
kurang suka yang gloomy2 gitu, klo ujan kan mendung dan gloomy, pengennya terang terus tapi aer ada terus 